Penemuan kasus aktif penyakit menular, terutama HIV, pada populasi kunci dapat dilakukan melalui pelaksanaan mobile tes HIV. Mobile tes HIV merupakan program yang menyasar kelompok masyarakat berisiko tinggi tertular HIV, seperti Wanita pekerja seks, pengguna narkoba suntik, dan waria, Laki Sexs Laki ( LSL), Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Program ini membantu menemukan kasus HIV/AIDS secara dini, sehingga ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dapat segera mendapatkan pengobatan dan perawatan.
Program ini melibatkan penyediaan fasilitas tes HIV yang dapat berpindah-pindah (mobile) yaitu UOBF Puskesmas Rembang ke Rumah Tahanan Negara Kelas II B Bangil
Tujuan kegiatan ini adalah mencegah penularan HIV, memberikan akses pengobatan ARV, meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS, dan mendukung target eliminasi HIV/AIDS pada tahun 2030. Sebelum melakukan tes, setiap peserta diberikan sesi konseling untuk menjelaskan apa itu HIV/AIDS, cara penularannya, dan pentingnya melakukan tes serta deteksi dini. Konseling ini bertujuan untuk mengurangi stigma terkait HIV dan memberi pemahaman yang jelas mengenai pentingnya tes kesehatan.
Kegiatan Mobile Tes HIV dilaksanakan pada Hari Rabu 01 Oktober 2025 di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Bangil dengan sasaran populasi Warga Binaan Pemasyarakatan ( WBP)
Diharapkan program ini dapat menjangkau lebih banyak individu, memberikan mereka kesempatan untuk melakukan tes HIV dengan mudah dan gratis, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan seksual dan reproduksi.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini